Ketika kugoreskan pensil diatas kertas putih
kulukiskan indahnya wajahmu
sambil kuputar lagu bertemakan cinta
membuat suasana romantis tercipta
Kamarku yang sempit berantakan
seolah menjadi restoran berkelas
cahaya lampu yang terang
berubah menjadi 1 lilin ditengah meja makan
Lukisan wajahmu kubayangkan adalah dirimu
seakan kita sedang duduk berhadapan dalam 1 meja
aku menatap indahnya wajahmu
dan kamu menatap kebawah karena tesipu malu
Aku dan kamu gugup untuk memulai obrolan
sehingga suasana menjadi hening tanpa suara
hanya ada alunan musik yang merdu
inilah khayalan saat aku melukis indahnya wajahmu

Tinggalkan komentar