Gerimis jatuh kaudengar suara di pintu
Bayang-bayang angin berdiri di depanmu
Tak usah kauucapkan apa-apa; seribu kata
Menjelma malam, tak ada yang di sana
Tak usah, kata membeku
Detik meruncing di ujung Sepi itu
Menggelincir jatuh
Waktu kaututup pintu
Belum teduh dukamu

Tinggalkan komentar