Hatiku Selembar Daun

Hatiku selembar daun
melayang jatuh di rumput

Nanti dulu
biarkan aku sejenak terbaring di sini
ada yang masih ingin kupandang
yang selama ini senantiasa luput

Sesaat adalah abadi
sebelum kausapu tamanmu setiap pagi

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai