Campur aduk, buruk baik
Ada kebanggaan ada sesal
Hati terus berkata-kata
Kenapa begini, begitu
Kenapa tidak selalu putih
Kenapa harus terjadi
Tikungan, jalan lurus dilalui
Jalan berlobang menghadang
Jalan bergelombang dilindas
Tubuh terguncang, turun naik
Kadang terhempas, terhenyak
Sesal juga sering mencuat
Kenapa saya harus di sana
Kenapa saya tak menghindar
Kenapa saya terbawa
Kenapa saya tak berpikir matang
Kenapa dan kenapa

Tinggalkan komentar