Kenangan

Ia meletakkan kenangannya
dengan sangat hati-hati
di laci meja dan menguncinya
memasukkan anak kunci ke saku celana
sebelum berangkat ke sebuah kota
yang sudah sangat lama hapus
dari peta yang pernah digambarnya
pada suatu musim layang-layang

Tak didengarnya lagi
suara air mulai mendidih
di laci yang rapat terkunci.

Ia telah meletakkan hidupnya
di antara tanda petik

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai