Kertas lusuh

Untaian kata cinta tertahan diantara lipatan kertas
Melayang tertiup angin hilang tak berbekas
Ada harapan yang tak sempat terbaca
Oleh pena yang dulu pernah singgah dan menulis rangkaian
Cerita indah yang terlukis dibibir senja

Masa lalu kini menjadi satu-satunya kenangan yang tersisa.
Dari barisan mimpi yang sempat terangkai, namun kini tak nampak lagi rupanya.
Angin malam bisikan rindu yang tak sempat diterjemahkan.
Nelangsa menyapa dari balik bayang-bayang wajah yang tak mampu terurai

Terasa jiwa mulai redup tak terselami cahaya
Bagaikan pelangi pudar yang merindukan warnanya
Untuk sekian waktu
Kembali aku terhanyut oleh dingin tak bersalju

Kesunyian ini membuat hatiku terasa kian membeku
Tak lagi mampu membuka perasaan, menulis cerita dalam lembaran baru
Ketika sang pena mulai hilang dan berlalu
Tanpa sepatah kata
Meninggalkan kertas lusuh yang menyimpan rindu tak tersentuh

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai