Mengecup Lembaran Memory

Aku sedang mencari alamat
Pada cinta yang pernah melekat
Rinduku akan terbang
Pada beliau yang pernah saya sayang

Oh engkau cinta pertama
Aku tiada niat untuk mengganggu
Aku tau engkau sedang bahagia
Tapi, salahkah diriku kalau merindukanmu ?”

Sederet kisah kita nan sangat manis
Masih kukecup di lembaran memori
Tidak akan ku kubur
Walau, bunyi petir mengguntur

Oh bunga nan ku rindu
Ku harap engkau mengerti
Walau cinta kita telah usai
Namun, hembusan rinduku tak bisa saya lerai

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai