Sementara Kita Saling Berbisik

Sementara kita saling berbisik
Untuk lebih lama tinggal
Pada debu, cinta yang tinggal berupa
Bunga kertas dan lintasan angka-angka

Ketika kita saling berbisik
Di luar semakin sengit malam hari
Memadamkan bekas-bekas telapak kaki, menyekap sisa-sisa

Unggun api

Sebelum fajar. Ada yang masih bersikeras abadi.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai