Lebih dari hancur

Seperti pisau tajam yang menusuk hati
Tak pernah bisa dilepas lagi
Menusuk sampai nurani
Tempat aku bingkai indah namamu

Aku hanyalah serpihan puing yang rapuh
Ingin aku ceritakan kehancuran ini
Tapi, kau seolah tak peduli
Tak mampu kusatukan lagi kepingan hati

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai