Perginya Dirimu

Tak ada kata yang pantas terucapkan
Hanya derai bening yang selalu bercucuran
Membayangkan segala kenangan
Teringat akan semua kebersamaan

Walau ucapmu terkadang pahit
Sentakmu buatku sakit
Namun kan ku coba tuk bangkit
Tak peduli itu mudah ataupun sulit

keluh kesah selalu kau sembunyikan
kau simpan dalam sebuah senyuman
apapun yang kau rahasiakan
aku selalu bisa merasakan

Itu dahulu
saat kau masih bersamaku
banyak hal yang buatku malu
malu karna telah menyia-nyiakanmu

Kini hanya sesal yang tersisa dijiwa
ingin sekali aku mengulang semua
jika Tuhan mengizinkannya
aku takan lagi buatmu kecewa

Andai Tuhan beritahu aku
bahwa Ia akan mengambil ayah lebih dulu
mungkin aku takan lakukan itu
kan ku buat dia bahagia karna aku

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai