Di desa ini aku dilahirkan
Bersama waktu iringi senyuman
Panorama yang indah dan menakjubkan
Menyatu dalam kehidupan
Saat pagi disapa oleh mentari
Gemercik air terdengar bagai melodi
Udara yang segar tanpa polusi
Kehidupan terus menjajah
Mengelincirkan langkah bermegah-megah
Berbalut resah terus mengejar sampah
Pada akhirnya terengah-engah salah-salah
Tahu tetapi tidak mau
Mau tetapi tidak tahu
Berpegah rajah-rajah
Membuai angan siluman
Pada akhirnya semua tahu
Ketika badan membujur kaku
Sedari awal sudah tahu
Berlaga belagu dan dungu

Tinggalkan komentar