Muda yang Bercahaya

Permulaan segala umur,
Aku petik bunyi gitar,
Usia bagaikan kembali belasan tahun,
Perumpaannya seperti bagaimana kau melihat langit pagi,

Hirup udara segar dalam-dalam,
Hayati irama dan melodi,
Kau senyum pada
Akuilah Tuhan menyuruhnya ada

Beruntunglah yang menerimanya dengan terbuka
Kalau saja semua terbagi sama
Kalau saja tidak ada yang perlu saling menutup dan melengkapi
Bukankah itu membosankan?

Tidak ada jeda untuk memikirkan tanda
Waktu terlalu mengalir sampai ujungnya
Mungkin semua ini akan berlalu begitu saja
Sudahlah, boneka-boneka bernyawa ini bukan badut

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai