Jemariku yang Bisu

Kebisuan langit malam
Lebih baik dari harapan yang kau pendam diam diam

Gemuruh diatas awan
Lebih baik dari gumpalan angan diperhatiakn balik olehnya

Jantung mungil ini terus berderu
Merasa perih saat untuk kali ini mungkin semua tidak akan pernah terulang

Memohon, lutut itu bertekuk tidak untuk saat berikutnya
Itu adalah nya terakhir yang ku bagi dua

Maaf aku tidak bisa memberikan mu semua meski kamu terus meminta
Dengan mati aku tidak bisa lagi mencintai

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai