Kapan Lagi

Kapan lagi?
Kopi mulai disedu
Cangkir berbaris dan menguap
Asap rokok yang mengelung-gelung
Saling umpan makian mesra
Kapan lagi?
Kau, aku, duduk
Rasanya sudah tidak pernah
Hanya rima memori di

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai