Sedangkan rimba malam tiada cahaya,
Dimana kamu tersesat pada jalan asing,
Mungkinkah kau ditarik pada arus angin membisik jiwa nafsumu,
Pada tiang pasak yang tidak
Namun aku tak mau terlalu lama dijajah oleh rasa pilu
Karena rasa itu telah menghancurkan harapan ini
Aku telah di dera oleh dinginnya angin malam
Yang menusuk ragaku
Aku dilanda ketakukan kegelapan yang mencekam
Kini aku benar-benar merasakan pahitnya hidup
Sendiri dalam sebuah keterasingan
Yang menghadirkan sejuta luka kalbu
Setiap ku mencoba tuk berdiri

Tinggalkan komentar