Muda yang bercahaya

Permulaan segala umur,
Aku petik bunyi gitar,
Usia bagaikan kembali belasan tahun,
Perumpaannya seperti bagaimana kau melihat langit pagi

Hirup udara segar dalam-dalam,
Hayati irama dan melodi,
Kau senyum pada senyumanku telah pudar

Karena aku telah terjerat dalam sebuah kehidupan yang semu
Aku terjatuh di sebuah jurang kegelapan
Terserat dalam jalang tak berujung
Tenggelam di tengah lautan tak bertepi

Dingin dan sunyinya malam selalu menyudutkan dalam tangis
Manis pahitnya hidup membuatku bimbang dan resah
Aku benar-benar terpuruk dalam keterpurukan yang panjan
Kesedihan memenuhi setiap anganku

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai