Aku berada kembali

Aku berada kembali. Banyak yang asing:
Air mengalir tukar warna, kapal-kapal, elang-elang
Serta mega yang tersandar pada khatulistiwa lain;

Rasa laut telah berubah dan kupunya wajah
Juga disinari matari lain.

Hanya kelengangan tinggal tetap saja.
Lebih lengang aku di kelak-kelok jalan;
Lebih lengang pula ketika berada antara
Yang mengharap dan yang melepas.

Telinga kiri masih terpaling
Ditarik gelisah yang sebentar-sebentar seterang guruh.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai