Aku berada kembali. Banyak yang asing:
Air mengalir tukar warna, kapal-kapal, elang-elang
Serta mega yang tersandar pada khatulistiwa lain;
Rasa laut telah berubah dan kupunya wajah
Juga disinari matari lain.
Hanya kelengangan tinggal tetap saja.
Lebih lengang aku di kelak-kelok jalan;
Lebih lengang pula ketika berada antara
Yang mengharap dan yang melepas.
Telinga kiri masih terpaling
Ditarik gelisah yang sebentar-sebentar seterang guruh.

Tinggalkan komentar