Angin busuk

Angin busuk, dari bangkai yang disembunyikan,
Seseorang hendak diselamatkan dengan pidato
Yang ditulis oleh penulis teks iklan.

Angin lebih busuk, berhembus dari bait Thukul
Memperbusuk udara yang semakin busuk, yang melekat
Di tiang-tiang penyangga MRT, yang tak tercium
Oleh penumpang, yang naik di Lebak Bulus, dan
Turun di Senayan, melewati taman-taman yang
Hendak ditanami sanseviera, lidah mertua.

Aku tiba-tiba lapar, dan ingin makan sate.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai