Jalan Keluar

Sungai dan dam, waduk dan genangan,
Hujan lebat tadi juga menjadi jaring di atasnya
(memang, ini semakin jauh dari sajak imajis)
Gagasan-gagasan yang mati dilemparkan
Ke sana, meracuni air yang mengalir
Ke pipa-pipa ke rumah kita, melalui
Truk-truk tangki, atau galon air bermerk
Dengan huruf, A, Q, U dan A.

Itulah jalan keluar paling mudah
Untuk masuk lagi ke persoalan yang sama
Yang tak pernah bisa kita selesaikan.

Kita tak segera mati,
Tapi tubuh kita telah menjadi kuburan,
Mayat-mayat tak selesai ditimbun,
Kita bertengkar, tentang apa yang harus
Dituliskan di batu nisan, sebelum
Doa pengantar selesai dibacakan.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai