Sendiri aku bermenung di temani bintang
Ku terbayang akan dirimu kasih
Mengapa kau begitu cepat pergi
Ku menderita disini
Mengapa begitu cepat kau ambil dia dari diriku Tuhan
Tereyuh batin ini Tuhan.
Kesendirian ini
Ku lihat bintang berkedip
Ku lihat dirimu melembai-lambai kasih
Memanggilku dengan noda indah diwajahmu
Satu rangkap garis menyejukan hatiku.
Sekarang semua hilang di renyuh mimpi
Hanya ada sebuah kenyataan bahwa dirimu sudah tiada
Bayanganmu mungkin bisa kubayangi tapi untuk menyentuhmu.. ah itu Cuma mimpi
Sekarang hanya aku sendiri yang bersemayam di bumi
Bersama bintang
Aku takkan bisa melupakannya wahai adinda
Permaisuri pujaan hati pendamping Surga Firdaus.

Tinggalkan komentar