Haiku Penanda Usia

Musim kemarau
Ranting-ranting meranggas
Menunggu hujan

Di musim panas
Daun-daun menguning
Terbang melayang

Telaga tenang
Selembar daun jatuh
Diam terapung

Sajadah basah
Memandang bingkai foto
Teringat ayah

Pintu berderit
Kenangan lalu lalang
Masa kecilku

Tampias hujan
Jendela kayu basah
Mata menggenang

Pagi merambat
jejak embun di daun
Cintamu sejuk

Di bingkai foto
Kenangan masa kecil
Bermain bekel

Terus berjalan
Menyusuri setapak
Mung mampir minum

Cuaca dingin
Tubuh menggigil hebat
Di perapian

Sehelai rambut
Rontok dari kepala
Nikmat berkurang

Di meja makan
Sebutir nasi jatuh
Dimakan semut

Wangi melati
Teh yang baru kuseduh
Ada wajahmu

Pagi bergulir
Embun tak sia-sia
Basahi daun

Selendang tua
Ibu sabar menimang
Masa kecilku

Selembar kain
Peninggalan ayahku
Terlipat jaman

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai