Altar yang rapuh
Merayakan memoria.
Di baris keempat depan sibori
Kunanti mukjizat ekaristi.
Perjamuan bukan cuma roti,
Tapi TubuhMu batu hidup,
Merajam sarang-sarang
Penyamun dalam tubuhku.
Altar yang rapuh
Merayakan memoria.
Di baris keempat depan sibori
Kunanti mukjizat ekaristi.
Perjamuan bukan cuma roti,
Tapi TubuhMu batu hidup,
Merajam sarang-sarang
Penyamun dalam tubuhku.
Tinggalkan komentar