peri bumbu bermata seribu, oi keluar!
demi sengat lada dan aroma ketumbar
kau jeranglah waktu sampai beku
aku mengaduk serbuk harum ruku-ruku
sejumput pala dan cengkih dari perjalananmu
selembar kayumanis kubenamkan dalam rindu
kita masak ikan garing asam pedas
biar menanak segala yang bergegas
kuah santan oi menggelegak
lidah kanak-kanakku sudah bengkak!

Tinggalkan komentar