Menjadi Angin

Menjadi angin; aku berjalan
Di permukaan danau. Membuat alun
Dari rambutku yang berjatuhan –
Tanpa mengubah warna air. Ikan-ikan
Tenang menyimpan dan menjaga telurnya

Langit biru. Cahaya tanpa ruang;
Leluasan sekaligus kebisuan

Ke balik air ada suara lain menyelam
Berbisik ke lubuk paling kelam. Mengubah
Sisik ikan-ikan menjadi jutaan lidah. Menggelepar
di permukaan danau

Hari gelap dan beku
Udara jadi sedingin belati
Danau dikelilingi seruan suci
Menyeru-nyeru namaku

Aku di sini; menjadi angin. Bertiup
Ke pusat pulau, membuka seluruh gerbang
Menyentuh terang dan lembut uap air
Membiarkan manusia dan kata-kata
Terus berjatuhan dari rambutku

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai