Titik

Di balik tubuhnya kita tidak melihat
Kuda perangnya
Gajahnya yang berjalan serong
Dan merobek pertahanan lawan
Dan si menteri yang piawai memainkan
Segala jenis pedang

Di balik tubuhnya kita tidak melihat
Lagi undak-undakan
Atau orang-orang yang melantur
Suara tawa dan tangis buatan
Dalam jagat buatannya sendiri
Jagat yang menurut pengakuannya
Sendiri hanya terdiri dari
Air, air, dan air

Di balik tubuhnya kita tidak melihat
Gaya lenggok sang pangeran
Dan tepuk tangan yang mengiringi
Setiap kedatangan atau kepergiannya
Juga ratap tangis para perempuan
Yang lelakinya gugur di petak pertempuran

Di balik tubuhnya kita selalu belajar
Tak peduli berapa banyak
Pertempuran pernah memberinya pesta
Akan tiba waktunya bagi si Raja
Untuk istirah.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai