Hati Yang Tak Tergoyahkan

Teruntuk hati yang pernah mati

Mungkinkan akan kembali

Mesti istigfar yang ku lapalkan telah meribu

Kembali mengalir dalam darah

Kemanakah wahai hatiku ?

Saat jemari ini sudah lelah memetik senar kehidupan

Dimanakah relief – relief nada cinta yang kuciptakan

Lebur dan berserakan

Sekarang kau telah bersama dia

Dia yang kau cintai

Dia yang engkau sayangi

Dia yang selalu ada dalam ingatan mu

Dan dia yng segalanya bagi langkah kakimu

Aku tak meminta yang lain darimu

Aku tak meminta agar kau tak menyiakan ku

Aku bagaikan purnama gerhana

Yang hilang tanpa arah tujuan

Aku tak perlu harapan mu

Yang aku perlukan adalah sebuah kepastian lagi

Kepastian yang bukan sekedar rasa yang tertinggal

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai