Kado titipan-Mu sungguh anugerah
Terkumpul dari segumpal darah,
Lalu Kau tata selayaknya kami yang sudah di dunia
Kau hadiahkan satu nyawa dari ribuan koleksi-Mu yang ada
Aku suka. Yah, begitu pula yang melahirkan dan membawanya melihat hidup nyata
Tidak pernah ada yang sempurna
Selain Engkau Sang Arsiteknya
Terkadang secuil dari kami
Untuk memeliharanya saja enggan
Bukan tamu yang diinginkan
Bukan bagian hidup yang harus diperhatikan
Kejam sekali,
Tanpa kesempatan, mereka diasingkan
Terbuang jauh dari kumpulan kehidupan
Ini keluar dari skenario Tuhan

Tinggalkan komentar