Sungguh dekat dirimu seumpama kekasih
Hingga suatu ketika kau bicara takdir
Dan aku mulai berpikir ini adalah jumpa karena-Nya
Adanya dirimu menjadikanku semakin kuat
Karena bagiku kau payung pelindung menikmati tirani
Aku senang berlama-lama menikmati detik menemani detak jantungmu
Tanpa memandang sayap dekilmu
Di antara kita ada rasa butuh dan membutuhkan
Ikatan hati telah tertulis dan tergaris
Gulir hujan itu puisi Tuhan
Dijatuhkan di antara usaha kita
Untuk tetap bertahan
Dalam rintik yang membasah jarak
Dalam rintih melepas sesak
Di dadaku akan kujaga kasih ini
Dari hujan di bawah air mata
Dan kupeluk erat bersama ingatan doa-doa

Tinggalkan komentar