Rumah Kardus

Saat malam mulai larut
Hanya kardus yang menjadi kasurku
Hanya kain robek yang menjadi selimutku
Hanya gerobak yang menjadi rumahku
Tuhan jika ini adalah takdirku


Kemana lagi ku harus mengadu
Gerobak yang selalu menjadi rumahku
Hujan menjadi berkah untuk ku
Panas menjadi semnagat untukku
Botol dan kardus menjadi teman mainku

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai