Diamku

Dalam diam asaku terus bergumam

Meski tak ada jawaban pasti dari pemilik rindu

Namun diriku terpatri akan sebuah masa

Tentangmu, tentang dunia dan tentang alam semesta

Diamku bukan bungkam, bukan pula meratap

Tapi diamku adalah lukisan jiwa yang tenang

Karena asaku kan terus bergumam tentang sebuah kebenaran

Tak mengapa bila pandanganmu tentang masa yang keliru

Tak mengapa bila duniamu dipandang lebih berarti

Tak mengapa argumenmu penuh dramatis

Tapi satu hal yang pasti aku tetap diriku berasa dalam diam yang tentu

Saat kulukiskan sejuta mimpi

Untuk masa yang panjang

Dunia kan mengerti arti diamku

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai