Duduk merenung
Penuh tatapan kosong
Sambil menikmati indahnya bintang
Sesekali menghitung kunang-kunang
Walau sendiri ditepian telaga
Terhibur dengan alunan suara
Meskipun tak semerdu gesekan biola
Indah bagai alunan sebuah nada
Teringat saat berdiri di atas puing-puing
Mencoba menatap dengan lapang
Berharap tuk dapat suatu harapan
Meskipun harus dengan tetesan
Bangkit dan mudahkan
Tak mau ada lagi kegagalan

Tinggalkan komentar