Kini tanpa beban kuayunkan langkah menimbang rasa,
Titian buruk masa silam tata rapi dipustaka jiwa
Tiang utama lukisan nyata
Apapun warnanya, tak perlu menyembunyikannya
Aku, apa adanya
Tidak mengutarakan semua catatan di pustaka jiwa
Tidak berarti telah berdusta
Tegakkan muka tatap kedepan lihat pelangi jingga
Sang pengembara bebas melukis fatamorgana
Seturut warna kesukaannya
Tak perlu mendakwa, tentukan saja garis-garis bersama
Bersatu meskipun berbeda, komitment harus dijaga
Indahnya kebersamaan Bhinneka Tunggal Ika

Tinggalkan komentar