Wahai jiwa lara yang bermukim di rasaku
Bangkitlah, meski terseok berjalanlah
Di atas titian rindu yang disediakan untukmu
Meski berkelok, bertangga laluilah dengan senyum
Jalan setapak itu akan menuntunmu menuju persemedian
Yang bisa menghajar rasa sunyimu
Membunuh kecewamu
Membasuh lembut lukamu yang perih
Menemani jiwa yang lara tergores luka
Dan hati yang mendera
Berbisik aku pada jiwa laraku
Tersenyumlah di serak rasamu sampai kau jabat bahagia dalam sebutir debu

Tinggalkan komentar