Kategori: Tidak Dikategorikan
-
Di Rumah Duka
Si mati ini menatap kitaIa mungkin mau bicaraSekali lagi, sudah itu baring rataMandang pucat lelangit Kita mungkin melihatnya ibaMenyapa tapi lambai tak sampaiKosong ruang mewarta tiada lagi‘Antara kita jurang tinggal’ Si mati ini menyapa kitaIa mungkin mau bicaraLagi sekali, sudah itu pejamSimpan inti kisah jauh di dalam Mari beri ia tabik mesraDuka yang tak punya…
-
Laut
Tak ada kata pertamaDalam puisi. Kita hanya ombak sepercikTercemplung dalam buas Samudra. Mungkin ada yang masihBermimpi menemu pantai –Serupa garis semu Antara tuju dan asal. LupakanTiada yang kita pahamiDi luas tak berbelas ini. Bahkan riwayat kita larutDalam kalut gelombang. JarakTelah memisah kita – Memecahnya jadi ribuan alamatKabur. Ke utara, ke selatanMembentur rawan karang Waktu, menjemput…
-
Ragu
Cinta mungkin ada di jalan ini,Jalan kecil antara Sabang dan Kebon SirihPada jam makan siang, dan pegawai negeri Punya alasan untuk menunda pekerjaan,Dan karyawan swasta sembunyi sebentarDari target dan laporan. Cinta mungkin ada pada sepasang cicakDi balik lambang Garuda Pancasila, yangBergelut hingga putus ekor si jantan Cinta mungkin ada pada nama TuhanYang kita teriakkan dengan…
-
Lapak
Kota ini perlu lebih banyak museumDan waktu luang, taman yang tak jauh dariStasiun, dan cukup sepersepuluh kursiLembaga perwakilan, ruang-ruang mesum Senayan. “Kami tak pernah minta mereka menjadiperwakilan kami,” kata pedagang buku bekas,yang sedang membungkus rapibuku Risalah Sidang BPUPKI,“Ini buku langka,” katanya, “sangat langka.” Aku berlalu dari lapak itu “Saya ada di Tokopedia!” teriak si pedagangsambil mengunggah…
-
Jalan Keluar
Sungai dan dam, waduk dan genangan,Hujan lebat tadi juga menjadi jaring di atasnya(memang, ini semakin jauh dari sajak imajis)Gagasan-gagasan yang mati dilemparkanKe sana, meracuni air yang mengalirKe pipa-pipa ke rumah kita, melaluiTruk-truk tangki, atau galon air bermerkDengan huruf, A, Q, U dan A. Itulah jalan keluar paling mudahUntuk masuk lagi ke persoalan yang samaYang tak…
-
Berdiri
Dengan menunggangi kemacetan, masaYang berarak-arakan, dengan bendera danMenyerukan nama Tuhan, semacam pelesirMembawa fatwa, mengelilingi segala kemungkinan Kita bisa tiba-tiba berada di mana saja Juga di tali gantungan yang tadi menjelmmaDari jatuhan hujan, atau menjadi seiris bahanPada lembar preparat, atau di pintu penjaraYang lain, di sebelah kepala daerah yang baru sajaDibawa ke Jakarta, setelah operasi tangkap…
-
Kota ini
Kota ini, tumbuh dan tersiksaTakut dan kesepian, tak lagi menjadiDiri sendiri, dan ditinggalkan, atauMenerima tamu-tamu yang tak saling mengenal,“Aku ini siapa? Penjaga stand pameran kerajinanatau bursa otomotif? Festival hijrahh, konserReuni Slank, atau pesta stand up comedy?” Kota ini tak mengerti apa yang dia tanyakan itu,Seperti aku tak tahu kenapa harus ada di sini. Berdiri bego,…
-
Angin busuk
Angin busuk, dari bangkai yang disembunyikan,Seseorang hendak diselamatkan dengan pidatoYang ditulis oleh penulis teks iklan. Angin lebih busuk, berhembus dari bait ThukulMemperbusuk udara yang semakin busuk, yang melekatDi tiang-tiang penyangga MRT, yang tak terciumOleh penumpang, yang naik di Lebak Bulus, danTurun di Senayan, melewati taman-taman yangHendak ditanami sanseviera, lidah mertua. Aku tiba-tiba lapar, dan ingin…
-
Proses
Berapa saldo keberanian Anda tersisa? Petugas bank itu menanyakan nama ibudan kapan terakhir bertransaksi(aku bertanya lagi, karena tadi kudengarkata transformasi, atau transisi) “Apakah di rumah Anda memelihara hantu?” “Kapan terakhir Anda berbicaraDengan anak-anak atau melihat dia tertidurDengan mimpi yang tak kau kenali lagi?” Aku tak sempat menjawab,Ketika sebuah notifikasi muncul di layarTelepon pintar: manfaatkan tawaran…
-
Melangkah
Seorang bertanya, “Adakah cermin di rumahmu?” Seorang menjawab, “Aku berkaca di kamera ponselku,”Di situ sekarang hidup mereka bekerja.Dari aplikasi ke aplikasi: kitab digital(yang tak pernah dibaca), Twitter, Gojek,Soundcloud, Spotify, dan IG. Aku menyeberang jalan ke kantor cabang bank,mengelak dari kematian, yang dilaporkan Waze,pada wajah penjaga lapak koran. Mungkin dia yang terakhir dan satu-satunyayang bertahan, meskipun…
