Kategori: Tidak Dikategorikan
-
Mencintamu
Aku tahuMencintamu seperti menanak pedihDengan bara yang mungilAku juga tahu Merindumu seperti menoreh luka di hatiDan kau pun tahuJika segala perih telah terbiasa kutegukKarena cinta
-
Kumbang Malam
Sebatas kota mimpiAku singgah di tempat yang mengisi banyak cerita dan puisiPada malam yang lebih pastiKu jumpai dirimu pada hamparan wajah bersinar dilangit Kumenapak jejak tidak lah biasaBagai berada di surga sesungguhnya….Andai perjalanan amat singkatAkan aku jadikan sebagai pengingat…. Indah tak mampu kalian bendungKarena mentari memaksa menyaksikanBetapa luas dan indahnya
-
Dunia
Detik per detik…Hari per hari…Tempat ini semakin mengecil…Sambil beranjak diusia akhir… Berada disisi yang tak berujung ini…Berlari mengikuti petunjuk…Bayangan kecil kini mendatang…Semua tempat tinggal
-
Hitam
Terlelap oleh gelap nya hitam Terdiam tampa ada seorang menemani Terhanyut tertarik pada kelam Kegelapan pun datang menghampiri Bercerita tentang diri hitam tak pernah lari Keinginan tak terpenuhi hitam langsung memberi Membunuh menyiksa diri hitam datang
-
Tertawa Dalam Penyesalan
Waktu berputar seperti rodaSemua berjalan begitu cepatApalah daya ku tak bisa lagi berbuatSesal takkan ada guna Asa usang tanpa jejakKu meringkih dalam penyendiriaan dan penyesalanKu tertawa
-
Bidadari Jangan Bersedih
Kini langit kembali menangis…Kulihat dirimu menangis…Hati ini rasa ter- iris… Ku tak kuasa melihat mu terpuruk…Senyum yg hilang membuat ku seperti tertusuk…Takkan kubiarkan keadaan kembali memburuk…
-
Ku tak ingin
Ku tak inginKau seindah pelangiKarena indah nya hanya sesaat lalu hilang pergi Ku tak inginKau menjadi rembulanKarena rembulan hanya hadir di gelapnya malam Ku tak ingin kau seperti
-
Merajut Asa
Hidup kadangkala penuh lika-likuGoresan luka masa lalu masih membekasMau tak mau harus kuhadapiWalau terkadang pirau, namun itu nyatanya Waktu per waktu perlahan berlaluSiap memanggil kejadian baruKeputusasaan
-
Semoga
Kamu sejuk,tapi menujam rasukMemberiku harapan,setelahnya kamu hempaskanAda kalanya aku harus berfikir Hidup tak harus sejalan dengan takdirTanganmu yang kupegang eratTernyata bukan ramalan yang akuratSemoga aku
-
Pengorbananmu
Fajar menyingsingPagi menyapaSeulas senyum kala tugas terlaksanaTak kenal lelah meski penat menerpa Tekadmu tak berujungSampai kini tetap berjuangDemi kami, waktu kau korbankanKesembuhan kami, kau utamakan
