Kategori: Tidak Dikategorikan
-
Pahlawan Pasien Corona
Terimakasih pahlawan tanpa takutKau bertaruh melawan mautTetap siaga pantang berlututBerperang tiada takut Untuk mereka yang ingin direnggutTanpa menuntutKau tolong semua yang mulai redupAgar kembali
-
Teruntuk kamu
Teruntuk kamu,Kasih yang pernah berjarak karena waktuPernah memulai,jua pernah mengakhiriMeniadakan diri dari lain hati Teruntuk kamu,Kisah yang pernah hadirMemasuki lubukku tanpa permisiMeninggalkanku tanpa kata
-
Fajar, senja dan malam
Senja menghilang,Melebur luka yang amat panjang.Bak genangan,Kau meninggalkan sejuta angan. Melebur fajar,Dan kau gantikan gelapnya malam.Suram,Namun tiada ku berkutik.Ini takdir,tak pantas bila ku
-
Pengembara Nafkah
Ada beribu tutur nasehatDari setiap celotehan singkatAda berjuta untaian ceritaDalam suatu keikhlasan cinta Tepat di wajahmu yang kian menuju senjaKutemukan kedamaian yang terpatri di sanaTentang seribu jalan ku lewati dulu Menapak hari tak ingat letihDalam haru biru kota AremaRoda tungganganku tak jua hentiAkulah pejuang nafkah Demi hidupi anak dan istriDalam teriknya surya yang membakarPula derasnya…
-
Sisi
Ku Menulis Dengan pena dalam suasana sunyiSaat dini hari dengan genggaman jemariRasa penuh dengan emosiMerangkai kata tanpa sitasiMempunyai arti filosofiDimaknai dengan intuisiHingga menjadi diksi,
-
Kolong Langit
Di atas langit raja siang bertenggerDi kolong langit ia keluar dari ufuk timurMenari-nari hingga tenggelam di ufuk baratBerpendar di lautan menghiasi Ufuk barat menjadi batas ia menariMalamnya sinar matamu yang terasa ringan,Ternyata terasa berat dipundakku.Entah bagaimana harus berjalan tegak dengan rasa ini. Diamku bukan buih air yang hilang ditepian,Diamku bukan pula bayangan yang tak tentu…
-
Pilihan Usia
Pikiranku sudah berumur 27 tahunIa seperti memasak tubuhnya sendiriDalam kepalaMatang ataupun mentah Tergantung hatimu pandai berubahDoa yang kau bakar malam-malammenjadi nyala paling tajam bagikakimu
-
Hidup Hanya Sekali
Manusia kadang lupa bahwa hidup hanya sekaliDengan bangganya berjalan di atas dunia yang dipenuhi rasa iri dan dengkiMenyombongkan diri tanpa tahu diriMembuat alam semesta tertawa menahan geli Serpihan malamgetaran-getaran halusmenggenggam lurusdalam detik iniingin ku selimutibayang-bayang sepi Aku kehilangan bayangmukusapu bekas bayangmuaku masih seperti kemarinmenanti dalam heningnamun kau tak bergemingmenuju ke arahku
-
Antara wabah dan Rindu
Ini hanya sementara,Kupikir begitu.Namun ternyata,Isyarat rindu berbeda. 1 hari bagaikan 1 pekan,1 bulan bagaikan 1 tahun.Sampai kapan wabah ini akan berakhir,Hingga Memisahkan kita begitu
-
Teman Khayalan
Banyak waktu yang telah ku laluiDalam sebuah ruang yang tak pernah terkunciAku… selalu sendiri disiniBersama kertas dan pena yang menemani Kehadiranmu menyejukkan hatiMelengkapi ruangan ini yang tak
