Kategori: Tidak Dikategorikan
-
Kau tak melihat mati
Kau tak perlu mati karna kehilangan,Karna cinta adalah menemukan dan kehilangan,Memeluk dan melepaskan,Kau tak mungkin mendekapnya selamanya,Kecuali rasa, Bahwa kau tetap mencintai,Bahkan kehidupan adalah pasangan kitaPasangan yang selalu menemani kitaHingga kita diceraikannyaDan kita dilamar oleh kematian Kehidupan juga musuh kitaDia melamar kita lalu memanfaatkan kitaSehingga kita menjadi resah dalam rayunyaDan hanya kematian yang akan menyelamatkan…
-
Dear Si Petualangan
Sekilas tengoklah wajah -wajah disekitarmu ini.Sejuta ekspresi hadir melejit umpama kijang melompatDipadang Savana. Muram, sedih tentunya sekali lagi tengoklahDalam seribu satu kegundahan itu, Mereka masih menyempatBuat terseyum Sulit..Sangatlah sulitMenggapai mimpi pun tidaklah mudahKalau bukan dengan proses Namun aku tetap bertahanMenghadapi sulitnya hidup iniDi zaman sekarangSudah banyak teman-teman sebayaku Tapi aku masih saja yang duluAku tetap…
-
Sedetik Ruangan
PencerdasanSatu dari cita cita luhur Bangsa.Mereka,Leluhur kita,Para pejuang kita, Dengan peluh dan darah,Dengan jerit dan air mata,Mereka telah berjuang mendirikan Negri iniUntuk cita Kado titipan-Mu sungguh anugerahTerkumpul dari segumpal darahLalu kita tata selayaknya kami yang sudah di duniaKau hadiahkan satu nyawa dari ribuah koleksi-Mu yang ada Aku suka. Yah, begitu pula yang melahirkan dan membawanya…
-
Muda yang Bercahaya
Permulaan segala umur,Aku petik bunyi gitar,Usia bagaikan kembali belasan tahun,Perumpaannya seperti bagaimana kau melihat langit pagi, Hirup udara segar dalam-dalam,Hayati irama dan melodi,Kau senyum padaAkuilah Tuhan menyuruhnya ada Beruntunglah yang menerimanya dengan terbukaKalau saja semua terbagi samaKalau saja tidak ada yang perlu saling menutup dan melengkapiBukankah itu membosankan? Tidak ada jeda untuk memikirkan tandaWaktu terlalu…
-
Membahagiakan Tuhan
Hati ini acak-acakanKala sering menolak ajakanSuka beralasanAgar bisa pelarian Jangan kau merasa amanKarena telah berhasil melawanBukan tentang urusan belakanganNamun semua ada balasan
-
Selamat Bermimpi Kawan
Masih ingatkah kau pada meja yang kerap kita hadapi itu? Permukaanya sebiru lagu. kaki-kakinya sekukuh kesepakatan tanpa ucap dan ragu. Sementara pada kolongnya, ransel-ransel kita berjejalan menunggu. Tuhan telah mengaturnyaAnggap saja mereka ornament suci buatan-NyaSampai pada akhirnyaTidak ada tangan yang ingin mencabut hidupnya mendahului penciptanya
-
Elegi Bilik Pelukis
Aku tak tahu bagaimana menamai diriBagaimana membuka bilik memoriTak kutemui adanya pintuTak kutahu jendelaku di mana Di mejaku hanya berhiaskan mawar menghitamMungkin sarinya t’lah di tenggak perlahan Saat kehidupan menceraikannyaMasa kesedihan akan terasaTerasa bagi orang lain yang mengenalnyaDan juga bagi orang yang mencintainya Kehidupan itu telah melamar kitaMelamar kita saat kita masih di surgeKehidupan pun…
-
Di Dalam Kesunyian
Tak pernah kubayangkanMemikirkan hal yang tidak diperlukanDi atas tepi daratanTerus mencari pengharapan Di dalam kesunyian iniHati merasa sepiTiada yang perlu kutangisiSemua pasti akan kulalui Yang menusuk ragakuAku dilanda ketakukan kegelapan yang mencekamKini aku benar-benar merasakan pahitnya hidup Sendiri dalam sebuah keterasinganYang menghadirkan sejuta luka kalbuSetiap ku mencoba tuk berdiri
-
Dandelion Senja
Melambai di penghujung hariPengunjung angin setia menerpa benihMeski tertiup rapuh tak berdayaDi pengakhiran senja mengudara harap, hias semesta Terombang-ambing tapa nahkodanyaPerahu jiwa membawa berlabuh di taman asa
-
Apa itu hidup
Aku kehilangan bayangmuKusapu bekas bayangmuAku masih seperti kemarinMenanti dalam hening Namun kau tak bergemingMenuju ke arahkuEntahlah… mungkin aku harus berlaluMengalah pada waktu Karena aku didirimuHanya sebagai sosok semuAku cukup berdiri disiniTanpa segala sesuatu tentangmu
