Kategori: Tidak Dikategorikan
-
Guruku
Kau adalah sumber ilmu kuKaulah pembimbingkuKaulah yang mendidikkuDengan sabar dan tulus GurukuSungguh besar jasamuKau yang tak pernah bosanDalam mengajar dan membimbingkuEngkau pahlawan tanpa tanda jasaGuruku Terima kasihAtas segala jasa-jasaDan engkau pahlawanku
-
Ibu
Ku tau ibuKau sembunyikan letihmu dalam senyummuDerita maam dan siang selalu menghampirimuTak sedikitpun terhenti langkahmuTuk bisa memberi harapan baru bagikuKadang cacian pun menghampirimuKadang pula hinaan melintasi jalanmuNamun, kau tak pedulikan ituBahkan kau terus melangkahkan kakimuDemi tuk masa depan anakmu Ku tau ibuBukanlah setumpuk emas yang kau harap darikuBukan tumpukan uang yang kau minta dalam hasilkuBukan…
-
Ada Engkau Ibu
Ada Engkau IbuDalam gigil yang mengikis Ada EngkauMendekap hangat hatiDalam tangis meringisEngkau datang menghapus perihKala sepi merajai Ada Engkau membersamaiEngkau suguhkan cintaMeski hatimu sengsaraAda tawa yang selaluMekar di wajahmu Ada kasih lewat belaianmuAku percayaDan aku bahagiaKarena ada Engkau Ibu
-
Aku Terlambat
Ketika aku kecilAku masih di pangkuanmuAku tak paham saat ituApa saja yang kau tuturkanApa saja yang kau lakukan padaku Aku tak paham saat ituBagaimana pengorbananmuKau selalu mengajariku kebenaranHingga aku dewasa kini Dan kini aku sadarTapi sayangnya, kau sudah tak adaAku merindukanmu Bu,
-
Doaku Bersamamu
Ibu,Kau adalah cerminkuKata-katamu menggema di telingakuKau bagai sinar rinduTak pernah tergantiKau hanya satu Bu Aku tak pernah berpikirBagaimana caraku berjalanBagaimana caraku tersenyumAku adalah kau Ibu Impianku terwujud karenamuHarapanku kau lukis dan kau ikatdengan simpul kasihAku begitu kuat karenamu Ibu,Kau memberiku jalanKini kuberikan jalan untukmuMenuju surgaKarena semua ajaranmuKarena semua cintamu
-
Orang Tua Istimewa
Aku senang!Banyak sekali manusiaTapi kalian adalah yang istimewaKalian menjaga ku dengan ikhlas dan penuh kasih sayang Ibu,Kau adalah malaikat tak bersayapYang Tuhan turunkan untuk menjaga kuYang selalu ada dalam hatiku Ayah,Kau adalah sosok orang yang tegasKau susah payah bekerja,Untuk mencukupi kebutuhan keluargaKau juga ada di dalam hatiku
-
Tangisan Air Mata Bunda
Dalam senyummu kau sembunyikan lelahmuDerita siang dan malam menimpamuTak sedetik pun menghentikan caramuUntuk bisa memberi harapan baru bagiku Seonggok cacian selalu menghampirimuSecerah hinaan tak perduli bagimuSelalu kau teruskan cara untuk masa depankuMencari harapan baru kembali bagi anakmu Bukan gundukan emas berlian yang kau inginkanBukan ikatan duit yang kau mauBukan juga sebatang perunggu di dalam kemenangankuTapi…
-
Dari Anakmu di Tanah Rantau
Salah besar,Kalo yang dibahagiain mati-matian sosok pacarOrang yang terbilang baru kita kenal ketimbang IbuOrang yang baru kita cintai ketimbang IbuOrang yang bisa jadi esok, akan mengecewakan kita Kekasihmu selalu kau bilang cinta dan sayangDi rumah, Ibumu perlu cinta dan sayang pulaAhh.. Untung beliau yang paling mengerti tidak pernah marah atau bahkan sampai cemburu menguras hati…
-
Untuk Ibu
Memanggil sekalian umatTenang alunan nada suara imamMelontarkan alunan mengingatkan insan pada pecipta Perlahan-lahan suara memasuki telingaSeolah tak ingin menyingung rasaTenang seolah tidak terjadi apa-apaDokter cina menyusun kata dengan senyuman indahNamun saat kata-kata tersusun di mindaNyata ucapannya menusuk masuk ke jiwaTanpa di pinta air
-
Bunda dalam Cahaya
Dia wanita bernama cahayaHatinya memancarTergurat dalam doa-doaTangan kecilnya mengantar kamidi gerbang cahaya Dia berjalan dengan cintaDia berjalan menerjang lukaBahkan dia menempuh tanpabatas rasa Dialah Ibu dari segala cahayaIbu dari semua luka kamiIbu dari jejak yang terukirdalam tinta sejarah Oleh Romadona
