Kategori: Tidak Dikategorikan
-
Catatan Kelam
Ruang perawatan adalah lebih baikLebih sempurna ketimbang harus sehat berjalan wajarLebih indah untuk sekedar pendar cahaya bulanPada waktu di mana semua harus mendapat ultimatum untuk terus berjalanTanpa arti jarak yang telah tertempuh Bila kau pergi sesaat setelah aku ada pada waktuUntuk apa senyum penyambutannyaBila tangisan tak bisa kau bendung pergiSesaat setelah semua di mulai, ini…
-
Zona Pertemanan
Aku ingat pertama kali melihatmuKau masuk ke hidupku tanpa permisiBerputar bagai gasing di dalam pikirankuEntah kau milik siapa Kau tulus untuk selalu datang menyapa setiap hariAku saja yang menolakdan lebih memilih menatap ke arah lain
-
Hancur
Seperti pisau tajam yang menusuk hatiTak pernah bisa dilepas lagiMenusuk sampai nuraniTempat aku bingkai indah namamu Aku hanyalah serpihan puing yang rapuhIngin aku ceritakan kehancuran iniTapi, kau seolah tak peduliTak mampu kusatukan lagi kepingan hati
-
Aku Mencintaimu
Aku mampu bernarasiAku mampu berimajiAku juga mampu berpuisiMenuangkan segala kata hatiPadamu aku mencintai Luasnya benua, tak seluas harapankuIndahnya senja sama indahnya dengan puisikuAku lumpuh jika aku kehilanganKehilangan segala lurusan bait juga kehilangan cinta sepertimu
-
Sepi
TersebabTak mungkin bisa bersamaMaka aku selalu menuliskan syair hatiDimana kehidupan dunia bisa diatur sesuai maukuLantas kau dan aku menjadi kita Hanya bisa memanggil ingatan untuk mengusir kesunyianTapi ia datang tak pernah sendirianSelalu beserta kerinduan Terbayang suatu hari tangan kita terkaitTerlelap bersama dibawah saku langitSepi ini selalu menghantarkanku padamu
-
Sembahyang Rindu
Bahkan ombak pun menolak membawa rinduku padamu Bersama angin kusembahyangkan diriMentakbirkan daun dan rumputMelambai jauh padamuGelora doa dizikir ombakMentasbihkan pasir-pasirMenghampar sepanjang waktu Kini baru kutahuRindu bertahun kuwirid di angin malamBelum sampai padamuSeperti ombak pulang balik ke tepianHanya deru zikirku yang lantangSeperti pekik pungguk memanggil bulanTangisku mengeris lengangMenunggu kau datang
-
Menyerah
Aku harus menyerahSudah kucoba untuk bertahan namun tak kuasaAku harus menyerahBesar harapanku untuk bertahan namun hati tak bisa lagi menerima Aku harus menyerahRasa sakit ini sudah terlalu parah hingga membuat hatiku pecah bergelimang darahDan perasaanku terporak-poranda Aku harus menyerahKan kututup semua lembar kisah mimpi indah hidup iniCukup sudah sampai disini, aku menyerah.
-
Bangku Di Teras Rumahku
Di kala senja melebur mengelabuDi kala matahari sangat lelah dan tak mau lagi duduk berbincangKelebatan malam tidak lagi memberikan ultimatum ketakutanHingga jendela pun tertutup tidak membuatku turut masukKursi di teras teramat nyaman jika kamu disebelahnya Rasa sakit teramat berat hingga saat matahari masih ingin terduduk aku telah beranjakMencoba mengeringkan luka dan berusaha merajut kembaliTidak ada…
-
Akhir Cahaya
Seakan dunia sedang tertawatergelitik oleh tingkah manusiasujud punya makna jumawazalim kian lazim dan biasa Maka bumi berguncang manasukasetelah adil berdiri, cahayanya mati terlindas dustaTepat saat itu terjadi,hari berhenti lalu menyucikan diri
-
Pemuda Itu
Pemuda itu gontai didepn mimbar,Seorang diri menghadap Al-Akbar,Tenggelam dalam dua rakaat,Berharap kasih pintu taubat. Kudengar takbir lirihnya gemetar,Karena hatinya telah bergetar,Kantung matanya penuh oleh peluh,Susah payahnya berdiri atas segala keluh. Tuhan tundukkan lah kerasnya hati,Khusnul khatimah diakhir nanti…
