Kategori: Tidak Dikategorikan
-
Sudut Pandang
Kita lahir dari rahim yang samaMembuka mata di saat berbedaAku menolongnya kau mencacinyaTapi kau yang jeli dan aku tertipu belaka Ini hanya masalah sudut pandangMenganggap kaya berlebihan atau miskin keterlaluanMata rahim melihat itu semua seimbangKita semua lahir dari rahim yang sama, rahim keadilan
-
Televisi
Sejak tabung sinar katodaSihir telah bersentuhan dengan duniaSinarnya merusakmu, tentu sajaTurut mengubah perilakumu Kini kau menyentuhnyaMenggesernya ke kanan dan kiriSeolah kalian berinteraksi,Padahal hanya kau yang terpedaya sinar dan sihirnya
-
Lebih dari hancur
Seperti pisau tajam yang menusuk hatiTak pernah bisa dilepas lagiMenusuk sampai nuraniTempat aku bingkai indah namamu Aku hanyalah serpihan puing yang rapuhIngin aku ceritakan kehancuran iniTapi, kau seolah tak peduliTak mampu kusatukan lagi kepingan hati
-
Aku dan Hujan
Jalan itu menghitam,basah oleh hujan. Namun aku, muram, Kering oleh kerinduan. Gerimis ini menghapus jejak apapun,Namun kasihmu tak hilang dalam hitungan tahun.
-
Isyarat Yang Entah
Pada undakan anak tangga kelimaSeorang perindu duduk menatap awan senjaIa tabah menunggu isyarat yang entah Tapi kau salah puan… Jika menganggapku setabah ituJustru karena tak sanggup menahan rinduAku senantiasa mencurahkannya pada aksarakuDan sementara di keningnyaWaktu terus melukis kerut perlahan…
-
Rasa
Lantas, biarlah sementara beginiTepatnya kan kubiarkan seperti iniMungkin hati ini perlu waktu tuk menghapusnyaKarena sesungguhnya aku telah terbiasa oleh keberadaanmu Dan sesungguhnya ada rindu yang mulai tertata karena mupun,kini aku benar-benar tak sanggup mengelabui rasa
-
Jejak Dalam Udara
Dan lihatlah, Sekumpulan burung-burung melintas dikotakuDilangit senja yang perlahan pekatDitelan malam Beriringan Mereka terbang pergi dan berlaluSedang aku, Menyesap rindu dijejak-jejak yang semakin hilang Kuingin kau mencintai aku seperti udara,Meski kasat tapi kau hirup selamanya…
-
Ini Tentangmu
Katamu kau tak pandai berkata-kataNamun kata-katamu mampu membuatku terbata-bata Bagimu kau tak terlalu suka mengungkap rasaNamun yang kau isyaratkan membuatku tak mungkin lupa Menurutmu apa yang kau perbuat bukanlah apa-apaNamun tanpa kau sadariBagiku kau begitu istimewa Demikian tentangmuDan sungguh! aku bukan sedang memujimu
-
Sepi
TersebabTak mungkin bisa bersamaMaka aku selalu menuliskan syair hatiDimana kehidupan dunia bisa diatur sesuai maukuLantas kau dan aku menjadi kita Hanya bisa memanggil ingatan untuk mengusir kesunyianTapi ia datang tak pernah sendirianSelalu beserta kerinduan Terbayang suatu hari tangan kita terkaitTerlelap bersama dibawah saku langit Sepi ini slalu menghantarkanku padamu
-
Doaku Untukmu
Selalu tersebut namamuDiantara 7 titik kerendahan diriDiatas lembar permadaniBerangkat semoga sampai langit Untuk kembali turun kebumi sebagai karunia
