-
Awan Hitam
Malam ini kusendiri, bepikir untuk pergiPergi dari kesepian ini, Lebih sepi dari apapunBagai terbelenggu awan hitamYang menutupi matakuUntuk melihat cahaya Cahaya yang amat terang telah hilangTertutupi awan hitamKu tak mampu berbuat apa-apa Saat kau pilih dia yang tak punya apa-apaDan kau pilih meninggalkanku yang punya segalanyaYang punya tawa, kebahagiaan, dan masadepan
-
Bila Cinta
Ketika seorang anak manusia memilikiCinta kepada seseorang.Yang merasakan cinta tidak hanya hatinya.Tapi, seluruh tubuh dan jiwanya Hatinya akan meneruskan perasaan itu ke tangannya.Membuatnya selalu berupaya membantuMemudahkan setiap urusan hidupnya. Hatinya akan meneruskan perasaan ituKe kakinnya dan membuatnya bersediaBerjalan beriringan dengan orang yangDi cintai.Tidak berlari tidak juga terlalu lambat. Hatinya akan meneruskan perasaan ituKe matanya.Hingga tidak…
-
Jangan Tanya Lagi
Kembali semilir bayu senjaYang pernah menggerai bahasa rinduKini meniti bayang ilusi merejas puisi piluDalam desah nafas ditiap ejaan kataku Dan sekujur rasa ingin bertandangMeminta seruang hasrat dalam satu pandangSaat kelopak senyum menantang Namun tak apalahMungkin aku dapat mengusap ramah di jiwakuMenghimpun selaksa riuhnya rindu di bibir imaji asaDengan sebatas sapa yang terpaksa menyapa Maka jangan…
-
Sekejap Mahkota
Terngiang sunyi hembusan anginTerbangun jiwa dalam alunan takdirSesaat MerontaTerbatah suara lantunkan kutukanLepaskan lara pada dendam SekejapTerpasang sudah mahkotaDi atas kepala sang rajaMembelenggu hati diantara dedaunan keringBersama tangisan langitKian membusukkan Tak mampu lagi berdiri tegapSejenak ingin lepaskan segalanyaSekedar hati ingin tertidur pulasNamun mata tak sanggup pejamkan
-
Hening Dalam Hampa
Hening raga tanpa isyaratMembisukan darah dalam aliranDalam rintik langit mulai berucap Harapan ataukah bualan sajaHati sendiri tak pahamiHening sejenak dalam jiwaMerasakan kehendak tak berwujud Janji langit akan bintangTerjaga dalam ruang kosong jagat rayaSetitik cahaya kian tersenyumDalam untaian kata sang langit Terhapusnya ukiran perih qalbuEntah waktu atau takdirAtaukah sekedar tanya dalam hembusan nafas Mencari jawaban dalam…
-
Hujan Di Musim Kemarau
Bunga Liar menengok BulanPerlahan layu dalam heningDalam renungan terbangkit lagiTatapan sendu mengingat bekas luka Hujan turun di musim kemarauMahkota indah di tanah keringBangunkan hari tanpa fajarMenangis biru lembayun sunyi Hapuskan pelangi di langit cerahTeriak senja iringi hampaPohon kecil tertinggal sendiri Awan semakin tebalMenutup harapanMenatap matahari
-
Sendu Keheningan
Rumput bergoyang di hadapankuSeakan mengajakku menari bersamanya Tiada alunan musik yang mengiringi tarian kamiDunia jadi saksi buta tentang itu Banyak angin tak terlihat menghipnotiskuMenembus setiap tetesan yang mengalir di tubuhku Penatku hilang di hembus angin sepoi-sepoiRisauku pupus bersama butiran keringat Perlahan aku mulai tenggelamMenjauh dari sendu keheningan.
-
Sebait Luka
Ketika Sang Pemberi Cahaya telah lelah tuk menyinariMenghadirkan gelap, sunyi, sepi Bergerak pun takut..Hanya peraba dan insting yang bekerjaKau tahu Cahaya kegelapan telah sirnaRedup tak berartiMenghadirkan sedalam luka Dan, kau tahu..Bahkan satu katapunItu sangat sulit untuk menggambarkan suatu rasaYang sulit untuk dicerna oleh akal dan pikiran
-
Gelisah
Kenapa cahaya itu kau gadaikanPadahal dengan merangkak kau menujunyaApa yang membuatmu lalaiTak malu kah kau dengan Nabimu? Bagaimana impianmuJika untukNya kau kurangkan waktuGelisah hatimu bukan?Karena engkau sekarang bersama tipu daya Dimana prinsipmu?Bahagiamu masih panjang kau perjuangkanTapi seteguh air engkau acuhkanTak bahagia hatimu bukan? Jangan masuki lorong hitamDisana gelap gulitaJangan kotori kain suteramuKarena tak kan ada…
-
Jangan Pernah Ada
Menjadi biasa, melewati pinggiran desa kita yang rimbunLekuk jalanan penghujung aspal kelabuIni sama dengan yang ada di ingatanmu Dengan apa yang telah kita semai dibalik tatapan2 ituBerkeluh pada rindu yang tiba-tibaMenanyakan arti kata temu denganmu Kau tetap biasa sebagai semulaSebagai yang kurinduSebagai yang pernah kutatap Hujan tak pernah tiba pada waktunyaDan berhenti pada masa yang…
