-
Setitik Cahaya
Kekasih pertamaku, kau setinggi awan hingga tanganku tak sampai tuk mendekapmu dalam bait rinduMungkin bunga itu akan dipetik sesuai dengan tinta klabu lauhul mahfud Sebuah cerita dalam dongeng? Iya! Tapi seperti nyataHebusanmu menyapa segelintir dedaunan yang sudah tak elok karena bunganya tersembunyi di balik mata Berlabuh pada pelipis mata yang tak bergemingKeakuanku bak sutra kusut…
-
Belati Kata-Kata
Tiada lagi yang kita bicaraYang ada menambah wacanaDan tak mungkin dapat terbacaCukup sekian dan terima kasih Sampai disini sudah perjalan kitaSemua hanya kepura-puraan semataEnggan terpungkiri lagi tuk melepasAntara kita dan cerita bersenda gurau Aku kan pergi bersama lukaWalaupun perih tersayat belatiSebab tiada lagi kata-kata yang tersisaPun tertata rapih dengan seadanya
-
Diam
Melapuk.. Dinding berduriMenggelepak sejuta rintihRiuh dipandangKeras mengerangTiada teluk terhening Dirampas simpul di bibirnyaDigetar raga sukmanyaTanpa wacana, meredam Ia merenung di sudutMeratap hidupnya, hai penuh jelagaDitinggal sanak saudaraSi pemimpi semalaman terjaga
-
Luka Lama Terajam Ngilu
Pada angin senjaMenyambangi jauh menelisik rasaAda yang tersimpan di balik dadaMelumuri jiwa yang merana Lembut pada anginSeketika mata terpejam kenangKupapahkan sepoi dari silir anganTak bisa ku tahan debaran kencang Namun demikian yang bisaTerbiarlah aku merakum laraWalaupun hanya sekejap rasaAtau setidaknya melepas dari jiwa Pada angin senjaDi setiap ruas-ruas waktu memacuIngin ku hempas jiwa yang meranaTersebab…
-
Kubenci Hati Ini
Aku benci hati iniSudah kesekian kali disakiti namun tak bosan jatuh cinta kembali Sudah kesekian kali dibohongiNamun tak sungkan untuk kembali mempercayai.. Sakitnya jatuh cinta kini terasa kembaliPada rasa yang terbakar oleh sebuah pengharapan Sebenarnya enggan merasakanNamun apa daya diri ini tak mampu menolak sebuah perasaan.. Gores demi gores tinta memunculkan sajak nan bermaknaBerusaha mengungkapkan…
-
Tak Apa
Tak apa,Jika kau memilih dia daripada akuTak apa,Jika cinta ku ini hanya sebuah ruangan kosong dimatamu Tak apa,Jika luka ini membekas pada lubuk hati iniTak apa,Jika rindu ini menyerang ku secara tiba-tiba melibatkan dirimu Tak apa,Jika kau bersama wanita lain,Yang menurut muLebih pantas bagimu Tak apa,Aku baik sajaMeski.Ada rasa berkecamuk dalam hati ini.
-
Ketiadaan
Nyanyian rindu tak selamanya menyenangkanAda beberapa bait yang terdengar sengau saat didendangkan BukanBukan nadanya yang salahBaitnya yang terlalu dipaksaDipaksa untuk mencipta sebuah kataYang sejatinya tak pernah ada Terlalu takut untuk menerima nyataBahwa itu adalah sebuah asaTerbuai dalam nina bobo harapHingga waktu berdetak berderap
-
Sajak Harap
Kemarin kuukir egoku di batu cadasMenyeduh kopi disaat langit menangisdan mengalirkan liuk genangan air membentuk bendungan Sumpah serapahkan menanggalkan semuaLunglai termakan tanah sebelum melewati sudut-sudutSisa-sisa debu beranjak digiring air Helaan nafasku seakan tertimbun lumpurSepotong bayang bersijingkat memperkosa anganingin kulantangkan suara, namun pijak dahaga memelassekawanan kata rindu lalu-lalang melintas Denyar nadi meruat tak karuaningin kusumbat laju…
-
Kerinduanku
Malam ini aku merindukanmu Seperti rerumpun rumput Nantikan hujan membasahBagai kehausan tengah sahara Terkapar pula kerinduanku Mengharap kasih darimuSayang datanglah padaku Meski hanya sekejap Cukuplah sebagai pelepas rindukuBagiku hanya dirimu Yang mampu melenakanku Ciptakan damai menyejuk jiwaku
-
Rindu Bergelantung
Malam menapakkan hujan kesunyian Sayup-sayup rerintik mengerang Petir memerah Hujam!Nada kelam napas bersenandung Hiruk canda menjauh Lebih jauh dijauhkanRindu bergelantung antara hening Mencekam jerat-jerat Nala Beradu kebisingan MemuakkanKala Sukma memendam tanya Akankah kumala singgah? Menghangat cinta bertikaSauh lusuh tak berlabuh Menanti kasih terbasuh Nyata bersentuhterengkuh
