-
Citumang
Sebelum petang aku mengumpulkan kata-kataDari gundukan pasir. Di bawah sulur-sulur beringinSegala kesedihan manusia kuendapkan menjadi syairTembang tercipta dari kecipak air dan kesiur angin Aku menyusun kalimat demi kalimat persembahanBagaikan merangkai talkin. Menjelang malam datangSemua kesepian dan keterasingan kulebur dalam aminLalu kesabaran dan kepasrahan kujadikan sesaji lain Aku beranjak melewati sungai, bukit kapur dan goaTersaruk-saruk menyusuri…
-
Permisan
Ketika cakrawala mulai mengaburkan garis batasnyaAku tak kunjung bisa menyerap warna yang berkelebatMenjadi sajak. Ketika mega menggeraikan rambut ikalnyaSeperti ada tangan yang menuntunku menjengkal jarak Ketika biru dan kuning melebur dalam gradasi cahayaAku masih belum dapat mengendapkan rembang petangMenjadi tembang. Sayup-sayup azan menerobos jubah senjaLalu magrib menggelar sajadah di atas permukaan ombak Mungkin masih ada…
-
Palataragung
Ingatanku adalah jalan berbatu yang mengitari bukitBerliku-liku serupa alur pada cerita yang sulit didugaSedang keraguan yang kumiliki semakin menjelaskanBetapa tubuh ringkih ini gemetaran di hadapan senja Kau entah pergi ke mana semenjak gelombang dahsyatMenghantam perkampungan. Aku entah menjelma apaKetika teriakan-teriakan menghilang disapu angin baratMelarikan diri sama artinya dengan tunduk pada cuaca Ketika menuruni lembah aku…
-
Cahaya Pagi
Mentari di SenjaDi bawah cahaya senjaSebaris ombak memecahSuara debur sayup bergemaMelukiskan senja sangat indah. Kulepas pandangan ke ujung lautanMenyaksikan sumber cahaya matahariMulai turun perlahan-lahanRitual indah menutup hari. Memang pemandangan amat indahMelihat mentari di ujung senjaTubuhnya turun merendahLalu tenggelam di ujung sana. Matahari Senja Sunyi Di antara ombak lautanKaulah batu permata berintanMenebarkan cahaya keemasan
-
Takdir Daun
Aku hanya selembar daun kering, ning, luruh terbawa angin.Bila kini aku merona di pigura yang menempel di dindingDunia, kerna hidupku berarus di degup jantungmu, kerna Perkenan tanganmu yang sudi memungutku dari bumiLusuh. lalu apa yang pantas aku balas kepadamu, selainCinta dan rindu.
-
Ketan Hitam
Minggumu buah masak yang terpajang di etalase dagang.Sedang mingguku retak serai dihempas angin pincang. Bulanmu alat ukur tensi si juru rawat dengan parasberminyak intan,Sedang bulanku kardus bekas pembungkus obat generikseusai dipahat hujan. Tahunmu ketan hitam yang sempurna menjadi tapai,Sedang tahunku bubur kacang hijau yang tercampur keluar pinggan Sebelum makan.
-
Balada Durian Muda
Akan ada satu bibit durianTumbuh di atas tanah berpasir. Bibit itu tumbuhDari biji menjadi tunas Dari tunas menjadi batangDari batang menjadi dahan. Bayang-bayang dahan memantul di atas airRembulan berlayar tertusuk ilalang. Di ujung, cabang bersimpang menumbuhkan daun,Ketiak daun terbuka menunaskan bunga.Bunga berurai menumbuhkan buah. Buah buntingLepas dari tampukJatuh ke tanahTergulingMembentur batu-batu. Di samping batuDurian tergeletak…
-
Ibarat Sungai.
Telah aku kupas kulit tanahSelimut dara di sekujur mata tunasmu. Telah aku belah batu kerasTunggul beku yang menutupi jalan akarmu. Tapi kenapa tak berbuah jugaEmas itu pada lempungmu. Telah aku rebahkanSeluruh geloraCacing gilaHasratku padamu. Tapi tak kudapatkan juga air basahDari rahimmu yang menyuburkan aku. Kini aku terbangunUntuk kesekian kaliDari matisuri. Maka ketikan akuTak juga menemukanmuBerada…
-
Mencabut Batang Pinangan
Kayu-kayu bendungan itu sudah kulepas,Keranjang pukat itu sudah aku angkat, Bahkan, kini tak ada lagi tunggul kecikPenghalang bagi itik yang hendak mudik. Kau yang ikan, pergilah.Lepaslah kau, berenangMenyelami dasar sungaiMenuju muaramu yang baru. Pergilah kau,Lesap bersama arus air. Kini, biarkan aku di sini, Menjahit selembar sirihYang tersobek separuh ini. Ular yang hendak berpindahDari sungai ke…
-
Ruang
Di dalam sajak pendek iniTelah kusiapkan ruang untukmuAku tahu jauh dari nyamanKuharap tapi kau jadi terbiasa Jendelanya sempit menyapa langitSejumlah nama dan kenangan usangTeronggak begitu saja di sudutYang sudah jarang didatangi Pintunya tak terkunci sejak mulaSesiapa pun jadi leluasa keluar dan masukMerdeka menaruh atau mencuri entah apaBarangkali sepasang kasut, dan kisah butut Aku mohon maaf,…
