-
Duduk ku
Aku duduk menghadap kiblatKu acungka jari telunjukDoa-doa terus aku panjatkanHati kecil ku bergumam Beri aku rahmat dan hidayahmuTerangi hati yang punuh nodaYang tlah membutahkan kuGelap dari kebenaran Terdiam, membiarkan semua mempengaruhi kesadaranBenar dan salah seakan menjadi samar seketikaCahaya menjalar menjadi gelapTinggalku tidak ada penghargaanDan langkah pergi yang kau cegah
-
Masaku
Bila yang telah kau tentukanWaktu yang tak bias aku hindariBerlari kesana-kemariBersembunyi di lubang semutpun Itu tak ada gunanyaMasa hidupku tlah habisKetika rokh ku di ujung ubun-ubunMalaikat menjemput Hanya satu pintakuUntuk tempat yang pernah tersinggahi dengan hati tercabikIa datang lagi, memungut dan lemparkan aku ke tempat asingSampai dengan denyutan nadi yang kian melemah Udara tarik keluar…
-
Maut
Kapan jika kapan-kapanNantik,jika kan datangAndai,jika bila-bilaWaktu tak dapat berlari Malaikat telah menjemputRoh tak bersatu dengan jasadHidup dan mati sudah di tetapkanBerbaring Terbujur kaku di dalam gelapnya alam kuburSendiri hanya di temani malaikatDitinggalkan di duniaSebagai pengenal batu karang
-
DOSA
Ketika menjelang malamWaktu sudah sunyi senyapApabila malam gulitaWaktu sudah di tetapkan Jika hitam sudah berkabutHati sudah berlumur dosaYang ada sebagai pengobat hatiApabila waktu terang benderang Hanya hati suci mampu menerangiMenerangi dunia kegelapanHanya dalam guman hatiLuruskanlah jalan hidupku Amin
-
Malam
Ketika malam gulitaWaktu sunyi senyapPara kurcaci telah terlelapSinar rembulan pengganti surya Bintang berkedap kedipMenghiasi malam dan langitKatakpun ikut mengajiMengisi kesuyian malam Hanya hamba-hamba yang berimanInilah malam setiap doa terkabulMalaikat telah turunMengabsen para ibadah perpanjanganMemohon dan berdoa
-
Tiada
Mati,akuSungguh aku tak berdayaSudah bumur ku di ambangDiambang dosa dan kematian Kaku…..Kaku tak beryawaTak mampu sungguh aku tak mampuAku telah dipanggil Kembali kehadapanmuHanya kekuatan ilahiPenyembih dan penolangAku selamat ….!
-
TUHAN
Hanya kepadamu aku memohon Segalah ampunan atas dosaku Tak dapat lagi aku katakana Kecuali ampunilah dosaku Aku telah melupakan kewajibanku Kewajiban,menjadi hamba Mu Kini aku hanya bisa meratapi Atas semua kesalahan Yang pernah aku hadapi
-
Kiamat
Langit ditegakkan berlapis-lapisDan bumi sebagai sangganyaMatahari sebagai pusatnyaApabila langit dan bumi Di goncangkan dengan dahsyatnyaApabila sang suryaLemah dengan daya hantar sinarnyaRedup tak bersinar Hancur…..Dan binasa ….Apabila manusia dibangunkanInilah hari penmbalasan
-
TUHAN
Pencipta langit dan bumiTempat bepiaak dan belindungDi bentangkan-Nya bumiDi ciptakan surya penyinar siangBintang yang menembus gegelapan malamWaktu demi waktu sudah di tentukan Dengan bentuk dan susunan yang sempurnaEngkau maha pengaturApa manusia tak mengetahuianyaEsok manusia kan tahuMenghadap kehadirat tuhanSemesta alam
-
Kebesaran-mu
Dimana matahari terang benderangBiji-bijian dan tumbuhan penghias Kebun-kebun yang subur lebatAir hujan yang di curahkan Itulah anugrahmu .Diman siang pencari nafkah Dan malam sebagai beristirahatKau begitu adil. Digelapkan-Nya waktu malamDiterangkan-Nya waktu siangSesungguhnya itu kuasa mu
