Kategori: Tidak Dikategorikan
-
Semusim Lalu
Semusim berlaluSenyum bahagia di wajah senja tlah bekuAir mata paling bahagia, jerit tangis dan tawaKitalah dua insan simbol kehilangan Ratap demi ratapSelalu membasahi tiap helai magenta Semua kisah itu tak dapat ku lupakan dari memorikuTentang perjuangan kehidupanku untuk meraih impiankuWalau banyak rintangan yang harus dihadapiNamun bukan itu yang membuatku harus menyerah
-
Ayah cinta pertamaku
Dalam keheningan malamSepi bermain dalam lelahkuAku terjaga dari lelapkuMenggeliat dibalik lusuh ranjangkuAku dapati Pria berkumis disisikuDialah Ayahku Dalam kesenyapan malamBerderai bulir bening dibalik sajadahBerharap Tuhan menjagamu untukku Untuk kamiEngkau cinta pertamaku Dalam keheningan malam Sepi bermain dalam lelahku Aku terjaga dari lelapku Menggeliat dibalik lusuh ranjangku Aku dapati Pria berkumis disisiku Dialah Ayahku Dalam kesenyapan…
-
Aku
Aku …Aku termenung didinginnya malamMencoba memahami setiap isi hati yang suramMencoba mengerti potret diriMasih terdiam enggan bergeming Kutatap cermin usang ituBerkaca dan menyakinkan diriSiapakah diriApa yang ada di pikiranku sebenarnya Anganku berkelana begitu sajaBerusaha mengejar bayangmu dimanapun beradaTak mampu kugenggam tapi bisa kurasaMemimpikan kamu, aku bahagia
-
Kembali Kepadanya
Hidup terasa singkatSemua pasti wafatNisan dan nama melekatMenunggu datangnya kiamat Datanglah kiamatSemua akan bangkitBerkumpul di suatu tempatTinggal apa yang kita perbuatMelewati jembatan sirat Menjalani Segala tentang kitaAku akan menerimanyaDengan lapang dadaIkhlas dan relaMeski sebenarnya,Aku ingin menamaimu sebagai rumahSampai pada akhirnya,Kau kunamai menjadi surga
-
Insan Pemilik Rindu
Terbersit lukaSaat aku merelakan mu pergiHarus ikhlas meski tak Ingin,Sebab Ku tahu wujud cinta Tak selamanya harus bersama.Cinta yang hakiki adalah merelakanTanpa Engkau mintaEngkau
-
Cerminan
Kayu ukur kita sudah buat yang terbaikTerkadang hanya pada mata kita dan apa yang kita rasaBiar puas kata pada hatiSedangkan cabaran masih berliku-likuBanyak tomahan yang perlu
-
Terimakasih
Terimakasih untuk raga yang kuatKuat menerima segala bentuk perkataanMenerima segala bentuk cacianUntuk kalian yang merasa sempurna Sempurnakanlah dengan tutur kata bijaksanaTerimakasih batinSudah mengubah pola pikir picik
-
Katarsis Sunyi
Pada mimpi yang telah pergiKau lipat janjiPada hati yang menantiKau hapus jejak kakiDan di jalan-jalan kerinduan melegam kenanganTak ada harus dipertanyakanKarena kita telah terbiasa
-
Senja bukit barania
Banyak cerita yang kita semat bersamaTentang Senja yang ranumTentang rindu tak pernah usaiSemua Tentang kita… Di suatu masaAkan ku lukis senjaKu ukir pada ruang rindu
-
Bisakah?
Apalah daya insan nan lemahTerkulai bagai daun yang layuPatah bagaikan ranting kayuSeribu rasa bercampur menjadi satuBerjuta peristiwa hadir berliku-likuHanya dalam satu waktuSudah berapa banyak Karena aku adalah,Pelengkap dari kekuranganmuPengingat akan segala lupamuPenghibur atas segenap dukamuPereda dari setiap amarahmuPenerang dalam setiap gelapmuPenyembuh dari setiap sakitmuAku akan menjadi apa pun untukmu
